Lika-liku Cinta Abad 20

Huh! Era globalisasi seperti sekarang ini banyak remaja di bumi Indonesia rasanya kesihir sama yang namanya MODE and Trand masa kini.. iya eya laH! So wath geto..😛 Yang cowok berdan-dan ala EMO dengan piercing yang bergantungan di telinga, hidung dan yang lebih parah di lidah juga ada (apa gk repot ya pas makan pecel), dan berkata “Cuittttt… bohay euy…” ketika seorang cewek lewat.

Padahal mungkin sang cewek pun sangat mendambakan untuk hanya sekedar ditegur “Hy cewek..” Kenapa aku beranggapan begitu? Betapa tidak, dilihat dari style-nya yang berbaju ketat, celana ketat pendek 20 cm di atas lutut dan muka yang dipoles dengan ribuan merek kecantikan, hingga muka yang kuning langsat dan cantik natural itu kelihatan seperti kue donat yang telah diberi gula putih setebal 2 cm, sudah terlihat seperti tante-tante aja. Lantas jalan lenggak-lenggok, hingga siapa pun yang melihat akan terpana.

Para anak muda jaman sekarang (waduh..kayak aku udah tua aja..huehuehue) bicarapun semakin lantang tak terhalang. Tanpa peduli siapa orang didekatnya, pacaran apalagi! Pernah suatu saat aku mendengar pembicaraan 2 orang remaja (wanita) yang berbicara disampingku, secara singkat inti pembicaraan itu :

Lisa :  “Eh..Mon gimana hubungan lu sekarang sama si Doni?? berjalan lancar kah??”

Mona : “Iya donk.. gw geto loch…”

Lisa : “Huwahahahah jahat lo ya… terus si Asep mau dikemanain Mon??”

Mona : “Ah males dia tidak berduit…klo sama yang ini gw mau serius dan gw mau dateng ke rumah ibunya.. ”

Lisa : “Wah nekat lu ya…”

Lisa : “Tapi awas mon.. klo kerumah ibunya lo jangan langsung gitu aja perkenalkan diri.. tahan harga dikit dan hati-hati…bla bla bla… (aku lupa terusnya)”

Mona : “Iya-ia… sante napa.. gw yang mao kerumah si Doni malah elo yang sewod.. capek dech..!”

*Nama palsu alias disamarkan (maaf apabila terdapat kesamaan nama pelaku).

Aku juga sering melihat seorang wanita yang sangat cinta kepada kekasihnya namun sang kekasih hanya sekedar bermain-main dengan cintanya itu. Sang cewek bingung seperti kebakaran jenggot dan berkata “Aduh kk tolongin aku dong… anter aku kerumah si $%#$2#$ (sensor) soalnya dah beberapa minggu ini kami putus komunikasi!.. kenapa ya dia? apa dia udah punya pacar baru ya?” karena aku lagi kerja dan tidak mungkin buat nganter jadi dia datang sendiri kerumah do’i. Begitulah agresifnya wanita jaman sekarang, doyan ngejar daripada di kejar.

Mungkin karena mereka melihat film-film cinta seperti Romeo & Juliet di TV yang seolah hal apapun tidak ada artinya dihadapan cinta kasih antara dua insan. Indaaaaahh..banget. Memang! karena hal itu disetting sedramatis mungkin supaya para remaja terhipnotis hingga salah mengartikan tentang cinta yang harus diperjuangkan itu adalah cinta yang mana dan kepada siapa.

Apakah aku bohong?? coba lihat remaja-remaja disekitar kita. Semua ramaja telah tersihir oleh media-media barat, bahkan hal itu telah menjamur kepada anak-anak kecil (SD – SMP). Lihat saja, sekarang banyak anak yang masih berseragam putih merah tapi sudah lantang dan bangga berbicara cinta!

Terserah tanggapan pembaca apakah akan menyebut aku munafik, sok suci, ato sok baik.. tapi kenyataanya adalah bahwa hal ini telah membawa para remaja pada kekeliruan nyata, yang ironisnya hal itu sangat disadari. Memang dulu aku pernah mengalami hal itu.. tapi tidak sekrang! Karena aku fikir buat apa berpacaran sebelum nikah, toh dalam islam tidak ada istilah pacaran. Makanya sesuatu yang berasal dari luar Islam selalu berdampak negatif.. ayolah GUYS…! sadarr…. karena pengaruh dari hal ini adalah tidak baik untuk kesehatan dan mental kamu.. (andai saja para VJ di MTV bicara kayak gini.. :P)

Jaman sekarang gak pacaran?! JADUL bgt lo!!! :p OK!  jaman sekarang memang susah hidup tanpa cinta.. tanpa cinta hidup kita hampa.. bukan begitu? Bercinta boleh.. tapi jangan sampai budaya timur kita ini tenggelam dalam lautan cinta.. :p dengan kata lain, jangan sampai lah berbuat sesuka hati seperti di negara barat yang bebas. Jangan sampai berpelukan dimana saja, berci***man di tempat umum, bugil di depan kamera, dan lain sebagainya yang bisa merusak identitas negeri sendiri. Karena kebudayaan kita (Indonesia) yang terkenal sopan santun, lemah lembut dan ramah tamah sudah banyak terkikis dan di injak-injak oleh anak-anak muda pengkiblat HOLLYWOOD.

Dulu mungkin pacaran itu hanya sekedar ketemuan itupun sambil malu-malu, tapi sekarang, setelah mewabahnya cinta ala Hoolywod datang ke indonesia, setelah merebaknya kampanye tentang cinta dalam sinetron-sinetron anak remaja, banyak anak remaja yang mempertanyakan virginitasnya. Yang akhirnya terjadilah hal-hal yang tidak diinginkan! Hamil trus aborsi, Mahasiswi hamil karena cabuli anak SMP, mau UN tidak diperbolehkan karena hamil, anak SMP dihamili pacar.. dan masih banyak lagi kasus-kasus serupa dan entah berapa banyak. Karenanya kadang aku suka berfikir, seandainya jika setelah seorang anak perempuan pulang dari luar lalu orang tuanya menaburi tubuh anaknya itu dengan bubuk hitam yang biasa di gunakan pak polisi mencari sidik jari, niscaya akan tampak sidik jari dari si cowok berada disekujur tubuh anaknya.. hayo-hayo ngaku woii..!

Oleh karena itu.. kepada para orang tua dimohon untuk extra hati-hati kepada perkembangan anaknya walau bukan berarti harus serta merta menjadi Hyper Protect kepada anaknya karena itu klo terlalu juga mungkin tidak baik, tapi berbicara, berkumpul dan mengobrol seputar keluarga juga tentang sekolah bisa jadi akan sangat penting untuk perkembangan sang anak  (itu berdasarkan yang aku rasakan ketika ayah selalu menasehatiku). Tapi aku minta maaf, pembaca boleh bilang “halah… anak ingusan gak usah bicara! saya sudah mengerti..!” Maaf Bapak dan Ibu,  aku cuma si bolang dan aku cuma menceritakan apa yang aku lihat sepengalamku saja.

Dan semoga isi artikel ini banyak salahnya.. dan semoga masih banyak para pemuda-pemudi (yang notabennya sebagai “TULANG PUNGGUNG” negara dan penerus) Indonesia yang baiknya daripada yang jeleknya..amin… kita semua mengharapkan itu.

Semoga masih banyak Wanita Indonesia yang seperti ini atau seperti ini.😀

Sekali lagi maaf kepada pembaca, aku menulis hal ini sedikitpun bukan ingin memprofokasi, ingin supaya terlihat baik (karena akupun masih jauh untuk disebut baik), apalagi sekedar iseng! tapi ini semata-mata murni dari hati. Jika generasi saat ini selalu begitu kapan kita akan maju dan merasakan ketentaraman?! Mari kita sama-sam berubah!

Sebuah pesan seorang ayah kepada anaknya :

“Jika kamu ingin memperoleh pedang yang berkualitas bagus dan tajam, maka janganlah mencari di pasar-pasar atau di loak. Tapi langsunglah pesan kepada sang Pandai yang membuat. Begitupun dengan cinta.. Jika kamu ingin memperoleh wanita yang cantik, soleh, pintar dan pilihan.. maka langsunglah minta kepada Yang Membuatnya.”

4 thoughts on “Lika-liku Cinta Abad 20

  1. Gud…..
    Mau komen kayaknya lo dah tau komen gw..
    Anggap aja komenku 2 lembar keras A4..
    intinya gud work bro! yo semangat! gw jg jomblo n pengen pny si dia setelah nikah aja…
    ho ho…

  2. Saya suka postingan ini…mungkin itu menjadi salah satu sebab mengapa perempuan tidak boleh pergi tanpa ditemani mahram..supaya ga ada cap lima jari di tubuhnya.hihihi
    Dan yang paling saya suka pada bait terakhir,,,pesan seorang ayah untuk anaknya…(kok ga dimasukin pesan seorang ayah untuk gadis kecilnya? ^_^..mencoba men-generalisasi sendiri)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s