Disaat Langit dan Bumi Tak Sanggup…

Tahun 2009 telah tiba, waktu begitu cepat berlalu. Hari-hari, hingga bulan dan tahun tidak terasa lewat begitu saja. Di tahun ini yang disebut-sebut sebagai musim kampanye yang sebenarnya, para politisi berlomba-lomba untuk tampil merebut perhatian publik. Para elit politik bersemangat meraih kursi jabatan. Semua pihak ikut terjun, para artis ikut berpatisipasi. Sungguh para pemimpin yang berani tampil sekarang adalah pemimpin yang hebat. Menyalonkan diri sebagai pemimpin bisa diartikan menawarkan diri kepada masyarakat bahwa “Aku” mampu dan “Aku” bisa memimpin kalian! (itu menurutku) Kenapa begitu? Kita lihat saja keadaan negeri tercinta kita sekarang… tentang kemiskinan, kenaikan harga yang terus-menerus, korupsi yang tiada akhir, ribuan anak putus sekolah karena alasan ekonomi, krisis moral..dan lain-lain. Bukankah dengan mengajukan diri sebagai pemimpin berarti mampu manghadapi semua kerisis dan masalah yang terjadi di negerinya? Bukankah dengan mengajukan diri sebagai pemimpin sama dengan memikul amanah yang berat?

Sekarang kita lihat ketika masa kepemimpinan Para Khalifah jaman Rosulullah SAW. Sedikit contoh yang menunjukan beratnya amanat yang harus dipikul manakala menjadi pemimpin. Ketika Rosulullah SAW wafat, kaum Muslimin segera mencari pengganti untuk melanjutkan kepemimpinan Islam.

Ketika itu Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu RA memegang tangan Umar bin Khaththab RA dan Abu Ubaidah bin Jarrah RA sambil mengatakan kepada khalayak, “Salah satu dari kedua orang ini adalah yang paling tepat menjadi khalifah. Umar yang dikatakan oleh Rasulullah sebagai orang yang dengannya Allah memuliakan Islam dan Abu Ubaidah yang dikatakan Rasulullah sebagai kepercayaan ummat ini.”

Tangan Umar gemetar mendengar kata-kata Abu Bakar itu, seakan ia kejatuhan bara yang menyala. Abu Ubaidah menutup mukanya dan menangis dengan rasa malu yang sangat. Umar bin Khaththab lalu berteriak, “Demi Allah, aku lebih suka dibawa ke depan lalu leherku ditebas walau tanpa dosa, daripada diangkat menjadi pemimpin suatu kaum dimana terdapat Abu Bakar.”

Umar bin Khathathab pun yang terkenal sebagai salah satu Shahabat pilihan Rosul yang tegas dan keras tidak menyanggupi hal ini. Karena beban amanah yang ditanggung oleh sang pemimpin (dalam Islam) adalah sangat berat.

Jadi terlihatlah kehebatan para Bapak dan Ibu calon Presiden, Mentri, DPR, DPD, Wali Kota dan yang lain. Bapak dan Ibu hebat karena berani tampil.

Walaupun pada kenyataanya belum terbukti.

Maka.. wahai para pejabat… dengarlah rakyatmu ini…

Jika benar hal itu berdasarkan dari hati yang terpanggil maka selamatkanlah kami wahai para pemimpin…

Jika benar hal itu berdasarkan rasa kemanusiaan dan kepedulian.. maka tolonglah ringankan beban kami wahai para pemimpin, dengarkanlah jerit tangis kami.

Kami ingin sekolah… dan belajar seperti anak-anak yang lain.

Wahai para pemimpin jangan sakiti hati kami dengan tindak korupsi.. jangan kecewakan kami setelah kami percaya atas janji-janjimu dulu…

Kami hanya bisa berdo’a dan terus memohon kepada Yang Maha Bijaksana… semoga dia akan mendatangkan pemimpin pilihan yang jujur dan adil seperti Rosulullah kelak… Amin.

Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat  kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh. (Al-Ahzab : 72)

One thought on “Disaat Langit dan Bumi Tak Sanggup…

  1. saya merasa bumi ini terbelah menjadi 2bagian, ada bumi bag utara dan bumi bag selatan, yang diatas tetap diatas, dan yang dibawah tetap dibawah .. tolong tengok bumi selatan kami !!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s