Kebudayaan Yang Hilang di Telan Malay! Siapa yang Salah??

Cerita lama. Ya, Indonesia Vs Malaysia adalah cerita lama, namun belum usang. Sampai saat ini atmosfer perang yang telah tercetuskan masih bergejolak, namun di dunia maya. Sehingga jarang mencuat kepermukaan dan media. Saling deface website musuh, itulah perang yang telah berlangsung. Hacker Indonesia menyerang situs Malaysia dan pihak Malaysia pun tak kalah mendeface situs yang ada di Indonesia.

Cerita ini mungkin sudah basi bagi beberapa orang, namun munculnya ide untuk menulis tentang hal ini berawal dari pengalamanku yang langsung berhadapan dengan orang Malay itu.. namun masih dalam dunia maya lho, bukan di dunia nyata! hehehe. Aku bertemu dengan mereka di dalam sebuah game online [MMORPG] server Brazil. Yang pasti kebanyakan sekarang sudah di dominasi orang Asia tengah seperti Philipina, Malaysia juga Indonesia.

Waktu itu ada acara kumpul2 temen2 guild (guild : adalah sebuah perkumpulan dalam game online), kebetulan disana ada guild orang malaysia, nah dari situlah adu mulut mulai terjadi, dan mungkin isi dari cek-cok itu terlalu keras untuk di tulis disini karena terlalu keras. hehehe.. yang pasti ujung2 dari pembicaraan itu adalah tentang “MALING”. Sampai2 guild kami tempat berkumpul (yang telah kami anggap sebagai rumah) di bubarkan karena terancam kena banned dari pihak berwenang! Mungkin kami juga yang salah karena terlalu emosi saat itu dan bicara terlalu extrem. Padahal mungkin tidak semua orang malaysia mengetahui bahwa sebagian kebudayaannya itu adalah hasil jimplakan dari Indonesia.. kenapa bisa???

Disinilah masalahnya, mungkin jika di lihat dari satu sudut pandang kita sebagai orang Indonesia kita akan melihat mereka itu adalah musuh. (walau sebenarnya aku juga merasa begitu.. :D) Namun mari kita coba melihat dari sudut pandang lain yang lebih netral dan berfikir “bagaimana dengan orang malay yang benar2 tidak mengerti akan hal ini?? karena orang malaysia yang tidak tahu juga banyak. Kenapa sampai ada orang yang tidak tahu bahwa kebudayaannya itu adalah jiplakan?? Apakah karena kita sendiri yang kurang care dengan budaya sendiri??? ARRRrrrrgghhhHHH..!!!

Sekarang aku jadi berfikir panjang tentang hal ini.. apakah sebelum kebudayaan itu dicuri, kita yang notabenenya sebagai pemilik kebudayaan itu merasa cinta terhadap budaya bangsa sendiri??

Apakah kita memeliharanya?? apakah pemerintah memeliharanya dengan baik??

Maka jawaban yang terlintas di benak ini adalah TIDAK! Sekarang kita lihat saja, anak muda jaman sekarang yang lebih bangga berdandan ala EMO dan nyeleneh dari pada memakai kebaya di acara2 tahunan sekolah. Lebih suka nonton band FUNK dari pada melihat pameran seni dan budayanya sendiri. Dan lebih suka mengakrabkan diri dengan hal2 yang berbau barat. Mengikuti, meniru, menjiplak dan menjadi plagiator yang mengkiblat Amerika dengan gayanya. Mulai dari anting2 di kuping hingga lidah, bicara keras hingga membuat jantung seorang nenek2 kaget, bertindak seenae dewek dan merasa jago seperti mavia di TV2!

Seandainya kita bisa menjaga kebudayaan kita dengan baik dan mengkelolanya, maka orang lain pun pasti tidak akan berani mengambilnya. Jika kita dari dulu mengorganisir dan mengenalkan kepada dunia akan harta dan budaya itu, maka saat ini Malaysia akan menjadi cemooh karena dunia telah tahu budaya yang dicuri itu dari Indonesia!

Terasa aneh memang, pihak pemerintah seperti kurang serius menangani masalah ini. Yang diangkat hanya BALI BALI dan BALI, padahal masih banyak kekayaan Indonesia yang lain. Seharusnya pemerintah bisa mengelola dan melestarikannya hingga tetap utuh dan dapat dimanfaatkan untuk pemasukan dan devisa negara, tentang caranya.. ya difikirkan dong.. buat apa mereka di pilih rakyat jika tidak bisa mengurusi masalah negara?? (wong kita cuma wong cilik).

Ya… semoga aja pemerintah bisa berbuat sesuatu untuk negaranya, dan tidak hanya memikirkan uang uang dan uang. Jika hanya bisa mencuri uang rakyat saja yang akhirnya membuat rakyat bodoh dan miskin, sebaiknya masyarakat menangkap dulu para koruptor sebelum menghakimi malaysia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s